Laman

September 25, 2012

BAGIAN-BAGIAN GITAR ELEKTRIK


Whazzup yo guys!!

still rockin' with your guitars?!!

Well done!! keep practicing!!

Dan sekarang kita bakal flashback ke awal perkenalan kita terhadap sebuah gitar elektrik. Mungkin beberapa dari kamu masih sedikit bingung tentang bagian2 dari sebuah gitar elektrik, karena memang mereka lebih variatif jenis serta modelnya, lebih kompleks dan complicated jika dibandingkan dengan gitar akustik. Hwehehe,,,don't be sad and kemooon kita pelajari bagian2 tersebut! simak ya anak2...hahaha.



Yaap,, gambar diatas merupakan perbandingan antara gitar akustik dengan gitar elektrik. Supaya kamu lebih mudah mempelajari bagian dari gitar elektrik, gambar diatas merupakan garis besar dari parts gitar elektrik. Walaupun setiap jenis/model berbeda2 bentuk partnya, tapi intinya kegunaan mereka sama.



Gambar diatas merupakan perbandingan antara 2 model gitar elektrik. Sebelah kiri adalah model Gibson/Epihone Les Paul dan disebelah kanan adalah model Fender/Squier Telecaster. Dua jenis ini merupakan model gitar yang sangat populer dikalangan gitaris dan banyaaak beuud playernya. Intinya setiap parts memiliki fungsi yang sama, hanya karakter sound dan playability lah yang membedakan diantara keduanya. Kamu pilih yang mana??? hehehe.

Locking Bridge




Disebelah kiri ini merupakan Bridge gitar elektrik yang biasa disebut dengan Double Locking Tremolo Design. Parts ini lebih kompleks, dan butuh perhatian ekstra untuk mensettingnya.




Disebelah kanan ini adalah bagian elektronik dari sebuah gitar elektrik. Bisa terlihat itu adalah kabel2 yang terhubung satu dengan yang lainnya antara potensio volume, tone, switcher serta terhubung pula dengan pickups.

Bridge

Sedangkan disebelah kanan ini, merupakan bridge gitar elektrik model umum. Dimana biasanya lebih simple, mudah diset menggunakan kunci L yang ada dibawahnya, serta umum digunakan di gitar model stratocaster.


Terdapat berbagai macam model knob potensio gitar elektrik. Contohnya dibawah ini, model knob yang sering kita jumpai di berbagai model gitar elektrik.


Berbagai Jenis knob

Tuner
Input Jack




Biasanya pabrikan/luthier gitar elektrik menerapkan tiga model cara untuk memasang neck. Cara pertama adalah Joint Bolt On, kedua adalah Set In Neck, dan selanjutnya adalah Neck-Thru . Apa perbedaanya?? tentu pada sustain dan playabilitynya.

Bolt On







neck thru







Mungkin masi ada beberapa hal yang kurang dalam postingan ini, tapi sebagian besar itulah bagian/parts dari sebuah gitar elektrik...


set in neck
Tak kenal maka tak sayang kan??
semakin kenal, siapa tau kamu bakal semakin sayang sama gitar elektrikmu..hahaha...cipokin gitarnya donk!! gubrak!.
Hehehe..semoga bermanfaat.

SEE YOU AGAIN IN THE NEXT PIT !!!








September 23, 2012

MEMPELAJARI ALTERNATE TUNINGS


Heyho let's go !!
Whaazzuupp dudes!

Yuup!! yupp !! mari kita lanjutkan obrolan kita tentang gitar elektrik.
Pada dasarnya, sebuah gitar baru akan bisa dimainkan apabila terdapat 6 senar(standar), dan senar2 tersebut tentu pastinye dalam keadaan stem (in tune). ya thoo?? Hehehe,,,tapi seiring berkembangnya jaman dan teknologi, serta berkembangnya aliran2 musik, serta proses recordingnya, semakin banyak gitaris2 yang menggunakan steman/ tuning gitar yang 'tidak biasa' atau bahasa kerennya adalah ALTERNATE TUNINGS. 

standard tuning
Tuning standar pada sebuah gitar akustik/elektrik adalah :  
E  A  D  G  B  E
Pasti udah pada ngerti kan?? Nahh,, tapi kebanyakan gitaris jaman sekarang, yang didominasi oleh gitaris rock modern, mereka menginginkan sound gitar yang LOW, DEEP dan FAT. Hmmm,,,Ini membuat mereka mengupayakan berbagai cara. Ada yang akhirnya make gitar yang bersenar 7, atau tetap menggunakan gitar biasa (senar 6) tapi menggunakan tuning yang nyeleneh2/alternate tunings. Kebanyakan dari mereka akhirnya menggunakan tuning DROP D. Mantaaap !!



Tapi tahukah kamu, kalo ternyata diluar sana banyak sekali ALTERNATE TUNINGS  yang bisa kamu gunakan / kamu pelajari untuk membuat sound gitar kamu lebih variatif. Ini dia diantaranya!
  

Open Tunings

In the open tunings, the six strings are tuned to form a simple chord. This makes it easy to play unusual chordal combinations and interesting tonal clusters by utilizing "drone" and "sustained" strings. Bottleneck slide and harmonics are wonderful in open tunings, because you can play full six string chords. And you can play bar chords with only one finger!


Open C C G C G C E
Open D D A D F# A D
Modal D D A D G A D
Open D Minor D A D F A D
Open G D G D G B D
Modal G D G D G C D
Open G Minor D G D G A# D
Open A E A C# E A E

Instrumental Tunings

The instrumental tunings are based on the tunings of modern and historical instruments such as the mandolin (augmented for six string play), the charango, the cittern, the oud, and numerous others. Players of these instruments may find the tuning and chord charts useful, but guitarists will find some truly wonderful "alternate" ways to tune.

Balalaika E A D E E A
Charango X G C E A E
Cittern (1) C F C G C D
Cittern (2) C G C G C G
Dobro G B D G B D
Lefty E B G D A E
Overtone C E G A# C D
Pentatonic A C D E G A

Regular Tunings

In the regular tunings, the strings are tuned uniformly up the fretboard. This allows chord forms to be moved up and down the fretboard like a normal bar chord, and also sideways across the fretboard. Learn a handful of chord forms in a regular tuning, and you'll know hundreds of chords! Ole Kirkeby is very enthusiastic about the major third tuning, and Ralph Patt's jazz web page has a great collection of tuning charts for it.

Minor Third C D# F# A C D#
Major Third C E G# C E G#
All Fourths E A D G C F
Aug Fourths C F# C F# C F#
Mandoguitar C G D A E B
Minor Sixth C G# E C G# E
Major Sixth C A F# D# C A

Special Tunings

The special tunings are a miscellaneous collection of tunings most of which were created and/or popularized in recent years by various singers and songwriters.

Admiral C G D G B C
Buzzard C F C G A# F
Drop D D A D G B E
Face C G D G A D
Four & Twenty D A D D A D
Hot Type A B E F# A D
Layover D A C G C E
Magic Farmer C F C G A E
Pelican D A D E A D
Processional D G D F A A#
Slow Motion D G D F C D
Spirit C# A C# G# A E
Tarboulton C A# C F A# F
Toulouse E C D F A D
Triqueen D G D F# A B

September 21, 2012

TIPS MEMILIH PRACTICE GUITAR AMPS


Whazzup Guitarist All Over Indonesia!
Yes...here we comes again to destruct your brain!!
hahahhaa...kaboom!..still gonna talking about guitar pastinye..
Sekarang kita bakal sedikit berbicara tentang amplifier gitar elektrik. Gitar elektrik tanpa ampli pasti kaya manusia tanpa nyawa,,kaya sayur tanpa aer ya ga??? haha..yaaa,,gitar elektrik baru ketauan suaranya, karakter soundnya, setelah dicolokin ke ampli kan?? Makanya sekarang kita bakal ngomongin tentang ampli untuk berlatih gitar, atau bahasa kerennya PRACTICE AMPS, hal ini pasti berguna banget buat kamu yang lagi bingung nyari practice amps, apalagi gitaris2 beginner yang berusaha mendapatkan ampli yang cocok, awet dan keren!

Bogey Amps
LETS BRINGIN' ON DA NOIZE!

Saat ini di pasaran tersedia banyak sekali practice amps. Harga dan fiturnya pun bervariasi. Tapi ada beberapa hal yang kamu harus pertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah practice amps. Ini dia diantaranya :

HARGA
Sebelum kita lanjut ke hal2 yang lebih teknis tentang guitar practice amps, ini merupakan hal yang paling penting sebelum kita membelinya, yaitu harga. Kira-kira, berapa kisaran uang yang kita miliki? klo perlu kita catet range harga untuk practice amps yang akan kita beli. Karena beda harga pasti beda kualitas dan fiturnya. Sekedar info aja, sekarang ini harga practice amps di Indonesia, yang paling murah dengan fitur yang paling minim adalah sekitar 500ribuan - 1 juta rupiah, dengan output sound yang cukuplah untuk ukuran latihan dikamar. :p

WATTAGE
Yang dimaksud dengan wattage disini adalah Power atau Output dari sebuah ampli. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa semakin besar power, semakin besar pula suaranya. Klo boleh dibilangin sih,,lebih baik membeli practice amp dengan power minimal 15 watt. Memang sih, saat ini juga bnyak pabrikan yang merilis ampli mikro dengan power 5 watt, sangat kecil, dioperasikan dengan baterai, dan dapat langsung dicolokkan ke gitar dengan output sound dengan headphone, tapi kalo watt nya terlalu kecil sangat sulit mensetting tone. Frekwensi low, mid dan high tidak terdengar terlalu jelas.
mini stack amp

Amplug mini amp

SPEAKER
Sudah pasti speaker dalam sebuah practice amps adalah speaker dengan ukuran kecil, sekitar 6 inch - 10 inch maksimal. Tpi bukan berarti speaker kecil soundnya juga jelek. Dalam hal ini kamu harus lebih teliti, sebelum membeli, disarankan kamu mencoba ampli dengan memutar knob volume sampai ke arah jam 1. Apabila suaranya tidak terdistorsi berarti speakernya cukup baik. Kamu juga harus cek  ke bagian belakang ampli, apakah tertutup atau terbuka, dan apakah speaker terpasang dengan kokoh atau tidak. Klo tidak, pastilah pada volume tinggi speaker akan bergetar dan memperpendek usia speaker.

OVERDRIVE / DISTORTION
pada umumnya practice amps juga menyediakan fitur overdrive/distortion disamping channel clean. Terdapat dua hal yang membedakan diantara hal ini :

Channel overdrive/distortion terpisah.
Jadi terdapat sebuah switch untuk berpindah dari clean ke overdrive. Ini lebih baik karena mudah diakses.

Channel Clean dan Overdrive menjadi satu/tidak terpisah.
Umumnya hanya dibedakan dengan pemutaran knob 'gain'. Apabila Gain dinaikkan lebih dari posisi jam 12, suara akan menjadi terdistorsi.
Tech 21 Amps
Poin ini lebih membutuhkan perhatian extra dari kamu, apalagi jika kamu adalah seorang gitaris yang suka dengan musik2 gahar nan terdistorsi. Jangan memilih ampli dengan distorsi seadanya atau 'asal kasar'. Saat ini sudah banyak pabrikan2 yang menyediakan fitur distorsi dengan sound yang cukup bagus, baik itu merek luar ataupun merek2 lokal indonesia.

EFEK
Built in efek juga merupakan hal cukup menarik dari sebuah practice amps, walaupun hal ini juga tidak terlalu penting, mengingat practice amp biasanya hanya digunakan di dalam kamar aja. Tapi bagi sebagian gitaris, memiliki ampli dengan segudang efek built in menjadi keasikan tersendiri. Saat ini juga banyak practice amp yang memberikan fitur efek yang cukup banyak, seperti Reverb, Spring Reverb, Delay, Chorus, Flanger, Tremolo, Phaser, Heavy Octave dan sebagainya. Biasanya semakin banyak efek built in, harga juga akan semakin tinggi, jadi sesuaikan dengan kebutuhan saja.

Built In effects on Roland 20XL

FITUR-FITUR LAIN

Selain beberapa hal yang sudah disebutkan diatas, saat ini beberapa practice amp juga menyediakan fitur2 lain yang ga kalah asiknya dan lebih beragam isinya,,,apa aja sehh?? Check this out !
  1. CD input / Aux in : memungkinkan kita untuk menghubungkan music player seperti mp3 player, ipod, cd player dsb, ke ampli untuk dapat jamming/play along dengan gitar kamu.
  2. Speaker Out : memungkinkan untuk menggunakan speaker lain/speaker eksternal. Biasanya dihubungkan ke speaker yang lebih besar. Dalam hal ini practice amp kamu bekerja layaknya Head Cabinet.
  3. Recording Out : hampir sama dengan Speaker Out, namun dihubungkan langsung dengan mixer rekaman. 
  4. Tuner : meungkinkan untuk tuning gitar kamu tanpa harus melepasnya dari ampli.
  5. Foot Switch : beberapa ampli juga menyediakan fitur footswitch, agar kamu tidak kerepotan mengganti/switch sound, dari clean ke distorsi dsb. Seperti menggunakan pedal efek.
  6. Headphone Out : dapat kamu gunakan apabila orang rumah sering ngamuk2 karena berisik ketika kamu lagi latihan dengan gitar kamu. haha. Disarankan kamu mencolokkan headphone di fitur Headphone Out.
  7. DC Power : memungkinkan ampli dioperasikan menggunakan baterai, sehingga sangat portable dibawa kemana-mana. Asal jangan dibawa ke taman puring aja. Wakakak, you know what i mean lahh...:p
Okay,,,itu tadi beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih sebuah practice amps, disarankan kamu membeli sesuai dengan budget kamu dan keperluan kamu. Saat ini sudah cukup banyak pabrikan lokal indonesia dalam menyediakan practice amp yang berkualitas, ga kalah sama merek luar, seperti CORA, RUSSEL, MARVELL dsb.. Maju terus produk musik INDONESIA!! yeah!! \,,/

Indonesian Amps


Semoga bermanfaat guys.

See you in the next pit.

MATERIAL DAN KONSTRUKSI GITAR ELEKTRIK Part 2

Heyho Dudes...

Here we go again !!

How's your day??? and how's your life???

and how's your music??....


hahaha...Allriitteeee, sekarang kita lanjuut lagi untuk merusak otak kamu dengan berbagai hal yang berhubungan dengat gitar elektrik. Sekarang kita bakal lanjutin tentang MATERIAL DAN KONSTRUKSI GITAR ELEKTRIK. Setelah di part 1 banyak talking about the body of the guitar sekarang kitaa lanjut talking about the NECKS ! 

 yapp...neck atau stang gitar elektrik juga pasti sangat berpengaruh terhadap gitar tersebut. Pengaruh terhadap playability, karakter sound, maupun sebagai trade mark dari suatu type/merek gitar tertentu. Tul ga?? nah,, sekarang kita mulai dari ujung neck,,yaitu :

  • HEADSTOCK


Berbagai type dan model dari headstock gitar elektrik yang sering kita jumpai sekarang ini adalah sebagai berikut :

MODEL BIASA/KONVENSIONAL
Ini merupakan desain yang paliiing popular dan paling banyak ditemui. Desain dengan sudut kemiringan 13derajat ke arah belakang ini cukup baik dan sukses dipasaran. Banyak ditiru oleh berbagai produsen gitar elektrik maupun luthier-luthier lokal/non lokal (baca: pengrajin/pembuat gitar). Sebenarnya ada sedikit masalah potensial dengan desain ini, dimana kadang2 senar tidak berada tepat di post leading/lubang senar diujung neck/nut, dan mengganggu tuning. Tapi hal ini mudah diatasi dan desain ini terbukti sukses!BRAVO!

Common Model Headstock




MODEL TERBALIK/REVERSED HEADSTOCK
Sebenernya desain ini sama aja dengan desain sebelumnya, tapi dibuat terbalik posisi tunernya, yang biasa ada diatas sekarang ada dibawah. Biasanya juga ditambah besi locking untuk menekan senar supaya dapat mengatasi masalah dudukan senar.
Untuk tujuan tertentu,ceileeh,,headstock model ini tidak terlalu berpengaruh pada sound. Cuma beberapa gitaris memang menganggap desian ini keren,that's all,,contohnya gitarnya GUGUN sob/model Jackson, reverse headstock kan????

Ilustrasi Reversed Headstock












TILTING HEADSTOCK
Ilustrasi Neck Gibson Les Paul
Jenis headstock ini yang dimaksud dengan memiliki kemiringan beberapa derajat kebelakang(seperti yang udah ditulis diatas). Ini akan menambah tekanan senar terhadap nut. Sebagian besar gitaris menganggap hal ini bisa memberikan transfer sound yang baik terhadap neck. Juga dapat mengurangi getaran senar pada bagian tuner headstock dan memperbaiki sustain. Apalagi jika tuner yang digunakan terpisah, 3 diatas dan 3 dibawah (model les paul/prs disebelah), ini dapat meminimalisasi permasalahan pada tuning.
 

SEJAJAR DENGAN NECK
Bentuk headstock ini sejajar dengan neck. Masih banyak kita temui diberbagai type gitar saat ini. Biasanya, untuk memperbaiki transfer sound, digunakan juga binding post, untuk membuat senar memiliki ketahanan yang kuat pada nut seakan2 sedang menggunakan headstock yang miring kebelakang.Serta biasanya juga dibuat di gitar yang menggunakan double locking tremolo.
Sejajar dengan neck menggunakan binding post.

Steinberger - tanpa headstock.













Itu barusan info yang berlaku bagi gitar elektrik yang memiliki headstock. Pertanyaannya? ada ga si gitar yang tanpa headstock?? jawabannya ADA!! luu liat aja gitarnya Bang Rhoma...hehe...tanpa headstock babarblasss..mereknya STEINBERGER. tapi bukan berarti ga ada tunernya,,tetep ada tapi di bagian bodynya. We're not talking about it,,hehe,,next time gw posting deh soal gitar unik yang satu ini...
udahh yukkk,,kiteee lanjuuutt baaang!


  • NECK DAN FINGERBOARD


Hellooo...???? Still there guys???
oke,,,lanjuut lagi, setelah barusan kamu dapet informasi tentang segala jenis headstock, sekarang saatnya kita mengulik tentang neck dan fingerboardnya. 2 benda ini berpengaruh pada performa gitar keseluruhan, bahkan juga memberikan pengaruh yang besar terhadap playability. Penasaran?? cekibrot bro!

Ehem...biasanya neck dan fingerboard terbuat dari jenis yang bervariasi. Perbedaan material kayu yang digunakan pasti juga bakal bikin beda karakter soundnya, serta kestabilan dan playability. Ga cuma itu, kalo kamu lagi pesen gitar di salah satu luthier, jangan lupa ingetin dia untuk menggunakan bahan yang bagus dan ngerjainnya jangan asal2an, sesuai dengan ukuran pesenan kamu, khususnya untuk bagian neck dan fingerboard. kenapa? karena pastinya tidak setiap gitaris punya tangan, jari, permainan dan musik yang identik sama. Itu juga jadi alasan mengapa bagian ini memiliki desain dan ukuran yang bervariasi.

Bahan neck gitar elektrik lebih banyak dipilih dari bahan kayu maple karena pastinya ga asal2an soob. Antara lain karena maple cukup hardcore alias sadis alias kuatt dan tahan lama, tapi tetep bisa diatur kelenturannya, selain itu soundnya juga khas. Nah,,didalam neck inilah biasanya ditanem besi baja panjang yang bisa disetting sesuai kebutuhan kamu dan dinamakan "Truss Rod". Truss Rod ada yang bisa disetting dari bagian dekat headstock atau di bagian bawah neck dekat body, tergantung pemasangannya, tapi jaman sekarang hampir semua gitar elektrik sudah menggunakan Truss Rod. No worries bout' it.

Sementara itu, Fingerboard/Fretboard adalah bagian depan dari neck, tempat fret berada. Umumnya bagian ini terbuat dari bahan2 kayu yang bervariasi juga, seperti maple, rosewood, atau eboni. Bagian ini selalu direkatkan ke bagian neck supaya ditengah2nya bisa ditanem Truss Rod tadi, jadi seakan2 neck dan fingerboard terdiri dari sebuah kayu yang utuh supaya lebih kuat dan tahan lama serta memiliki sound yang bervariasi sesuai dengan karakter neck dan fingerboard yang digunakan.

Nahh,,sekarang ada beberapa tipe neck dan fingerboard serta pengaruhnya terhadap sound.

Ilustrasi Neck dan fingerboard



NECK MAPLE DENGAN FINGERBOARD ROSEWOOD
Ini perpaduan yang sangat popular dan banyak diterapkan di berbagai pabrikan gitar elektrik. Penggabungan ini bisa menghasilkan neck yang stabil, feelnya dapet...smooth gitu...dan sound yang warm..mantapp..haha.

MAPLE NECK SEKALIGUS MAPLE FINGERBOARD
Kabarnya, perpaduan ini menghasilkan neck yang sangat stabil dengan sound yang bright. Biasanya digunakan di gitar Fender Stratocaster dan Telecaster.

NECK MAPLE DENGAN FINGERBOARD EBONY
Sangat solid, ebony merupakan kayu yang sangat keras guys. Fret sudah pasti terjaga dan sound yang dihasilkan juga lebih bright dari bahan maple.

NECK MAPLE DENGAN FINGERBOARD ROSEWOOD DENGAN REVERSED HEADSTOCK
Sama saja  dengan desain umum. Hanya aja beberapa gitaris menyukai style ini . That's all.

Ilustrasi neck dan fingerboard reversed headstock


Well itu tadi sebagian info yang akhirnya bisa gw masukin dalam postingan MATERIAL DAN KONSTRUKSI GITAR ELEKTRIK Part 2 kali ini. Semoga aja bisa bermanfaat buat kamu yang butuh riset kecil2an sebelum memutuskan untuk beli elektrik gitar atau lebih mempercayakan untuk pesan di salah satu luthier terkemuka...hehe.  

Any Questions?? just comment aja dibawahhh..yukkk.

Good Luck !!