Effects units are
electronic devices that
alter how a
musical instrument
or other audio source sounds. Some effects subtly "color" a sound,
while others transform it dramatically. Effects are used during live
performances or in the
studio, mostly with
electric guitar. While most frequently used with electric or
electronic instruments, effects can also be used with
acoustic instruments,
drums and vocals.
Examples of common effects units include
wah-wah pedals,
fuzzboxes and
reverb units.
Effects are housed in
amplifiers,
table top units, "
stompboxes" and "
rackmounts",
or they are built into the instruments themselves. A stompbox (or
"pedal") is a small metal or plastic box placed on the floor in front of
the musician and connected to their instrument. The box is
typically controlled by one or more foot-pedal on-off switches and
contains only one or two effects. A rackmount is mounted on a standard
19-inch equipment rack and usually contains several different types of effects.
While there is currently no consensus on how to categorize effects, the following are seven common classifications:
distortion,
dynamics,
filter,
modulation,
pitch/
frequency, time-based and
feedback/
sustain.
Rock guitarists derive their signature sound or "
tone" from their choice of instrument and effects.
(source :
wikipedia).
Ngerti bahasa inggris kan sob??? hehehe...well itu sedikit intermezzo yang saya ambil dari wikipedia, well,, pada masa sekarang ini efek gitar semakin beragam dan semakin canggih pastinya. Walaupun pada dasarnya jenis efek juga itu2 doank(
distortion,
dynamics,
filter,
modulation,
pitch/
frequency, time-based and
feedback/
sustain), tapi, semakin canggih teknologinya, pasti juga semakin mudah pengoperasiannya, serta sound yang dihasilkan juga semakin bagus dan ajib, haha.
Nahhh, pada awalnya duluuuuu bgt, Efek sound gitar elektrik thu hanya datang dari efek tunggal / singel pedal / Stombox yang dibangun dalam satu pedal saja, tetapi kemudian tumbuh sesuai dengan kemajuan teknologi, menjadi seperti :
Amplifier built-in
Efek ini merupakan efek pertama yang banyak digunakan secara umum
oleh para pemain gitar sampai sekarang. Dari akhir 1940-an,
Gibson Gitar Corp mulai membuat sirkuit
vibrato di combo
amplifier. Dan kemudian diikuti oleh
Ray Butts amp EchoSonic Tahun 1950 yang pertama membuat fitur "
slapback" atau
suara gema (semacam Reverb), yang kemudian populer di pakai oleh gitaris-gitaris dunia.
 |
| Amplifier Built-in Effect |
Pada tahun 1950-an, Efek tremolo, vibrato dan reverb mulai dibuat sebagai built-in efek pada amplifier gitar.
Stomboxes


Efek Pedal atau singel pedal, berbentuk seperti kotak sabun pada awal dibuatnya untuk satu
Stombox
ini hanya bisa menghasilkan satu jenis suara tetapi sekarang sudah ada
yang bisa menghasilkan lebih dari dua suara dan bahkan lebih. Jenis ini juga
bisa dirangkai secara paralell agar suara yang dihasilkan jadi lebih
unik. Dengan berkembangnya tehnologi lahirlah
Multi-effect processors.
Rackmounts
Efek nya tersusun dan terpasang pada suatu rak yang standar dan berisi
atas beberapa Efek biasanya untuk ukuran raknya sekitar 19 Inci.
 |
| Rackmounts |
Ada beberapa Jenis Efek yang paling umum dijumpai atau beberapa klasifikasi umum untuk Efek Gitar :
Distorsi
Efek ini
biasanya memiliki suara yang berisik yang suaranya berbasis pada suara
amplifier tabung overdrive, termasuk disini Fuzz efek
Dyinamics
Efek ini
disebut volume dan amplitude effects, Efek ini memodifikasi suara
gitar. Ini adalah efek pertama yang diperkenalkan untuk gitaris.
Reverb/Delay
Efek ini memberikan suara seakan-akan suara itu tertunda dan bergema.
Sementara saat ini efek ini sudah disisipkan ke amplifier gitar dan
datang sebagai unit
rackmounts yang terpisah, efek ini juga tersedia dalam bentuk
stompboxes dan
multi-efek prosessor.
Pitch Modulation
Termasuk dalam kategori ini yaitu
flangers, wah-wah pedals, phase shifters, chorus, pitch shifters.
sumber.
Bersambung.....