Laman

Tampilkan postingan dengan label telecaster. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telecaster. Tampilkan semua postingan

September 24, 2014

Adiksigitar Preview : FENDER MODERN PLAYER 24" SCALES


Tahun 2014 merupakan tahun yang luar biasa bagi Pabrikan Fender, ya dikarenakan tahun ini merupakan tahun perayaan 60 tahun dari salah satu model gitar elektrik Fender yang sangat terkenal seantero jagat, dan model tersebut adalah "Stratocaster" !

60 tahun merupakan waktu yang cukup lama, apabila kita ibaratkan seorang manusia, stratocaster yang berumur 60 tahun pasti sudah menjadi seseorang yang sangat dewasa, matur, dan telah kenyang merasakan pahit-manis asam garam kehidupan. 


Satu hal yang tidak biasa juga terjadi di tahun 2014 ini, karena apabila kita sudah terbiasa dengan gitar elektrik keluaran Fender khususnya Strat yang selama ini menggunakan skala 25,5 inci, terdapat satu line dimana Fender merilis 3 modelnya yaitu : Stratocaster, Telecaster dan Jazz Bass dengan skala yang diperpendek (short-scales) yaitu hanya 24 inci saja! 


Fender melakukan eksperimen dengan line model ini, antara lain : skala 24 inci, 20 frets medium jumbo (?), ukuran bodi yang diperkecil (downsized), HSS (strat), SH (tele), untuk humbuckernya Fender menggunakan produk Guild Anti Hum Double Coil Pickups

Khusus untuk Jazz Bass Short Scale, Fender juga berkeksperimen dengan memperkecil ukuran bodi, skala 30 inci, 18 frets, serta kombinasi pickup Hot Jazz dan Precision Bass. 

Produk Lini tersebut merupakan produk Fender yang diproduksi di Tiongkok, dengan menggunakan bahan kayu seperti biasanya yaitu Alder untuk bodi, maple rosewood untuk neck dsb. Dari segi sound masih tetap menawarkan karakter abadi twangky a la Fender namun terdengar agak sedikit "dark". 

Kemungkinan gitar line ini memang diperuntukkan bagi mereka para gitaris beginner atau mereka yang masih berusia muda ataupun bagi para gitaris yang memiliki postur tubuh, tangan dan jari yanc kecil. Karena dari beberapa review yang ada, mereka agak kesulitan dalam memainkan gitar ini, dikarenakan string spacing yang agak rapat dan posisi knob volume dan tone yang sangat berdekatan. 


Tapi apalah arti sebuah review apabila kamu sudah merasa cocok, apa mau dikata ya ga?! Hajarr Bleehh ! Haha..

Happy Twanking !

September 22, 2014

Adiksigitar Preview : IBANEZ FR 6UC - BKF Prestige



Ibanez is never die!

Yup, kayanya ungkapan diatas memang sangat cocok untuk pabrikan gitar yang satu ini. Setelah berpuluh-puluh tahun berpengalaman dalam membangun sebuah gitar "karya seni" yang abadi, sepertinya Ibanez akan terus menggali kemampuannya dalam memuaskan para gitaris diluar sana, baik yang bergaya ngebut a la shredder maupun bergaya bluesy nan vintage. Hmmm... nice!

Well guys, untuk Preview kita kali ini, saya akan mengajak kalian mengintip salah satu model terbaru Ibanez dengan tipe FR 6UC dengan finishing Black Flat (BKF).

Secara tampilan, gitar elektrik satu ini mengadopsi tampilan yang cukup unik, campuran dari nuansa vintage dan modern. Disana kamu bisa melihat bahwa desain bodinya terinspirasi dari desain Telecaster yang terkenal dengan sound Twanky dan vintage look-nya, serta bercampur dengan nuansa modern, dalam hal ini bisa dilihat dalam penggunaan pickup dengan output masif Bare Knuckle Aftermaths, bridge kokoh Tight End, 5 pieces maple neck Prestige dan finishing matte / dof yang elegan plus gahar.


SPESIFIKASI

neck typeWizard HP 5pc Maple/Walnut neck
bodyMahogany body
fretboardEbony fretboard
fretJumbo frets w/Prestige fret edge treatment
bridgeTight-End bridge
neck puBare Knuckle Aftermath (H) neck pu (Passive/Alnico)
bridge puBare Knuckle Aftermath (H) bridge pu (Passive/Ceramic)
factory tuning1D, 2A, 3F, 4C, 5G, 6D
hardware colorCosmo black



Selain itu, gitar sadis ini juga menawarkan hardware mumpuni seperti menggunakan Gotoh Magnum locking tuner, 24 Jumbo frets, 5 way blade switcher, 25,5 scale length, senar ukuran.010-.046 dan pastinya Made In Japan. 


SOUND

Pickup Bare Knuckle Aftermaths memiliki karakter sound seperti dibawah ini :

Hand-wound in UK, Bare Knuckle Aftermath pickups deliver accelerated bass response for tracking high-speed staccato riffing, with increased focus in the mids, and superb high-end articulation. Link PU cek disini.

Output:
Contemporary
Bridge DC:
Magnet:
14.7KΩ *
Ceramic
Neck DC:
Magnet:
11.5KΩ *
Alnico V

Secara garis besar, karakter sound yang dimuntahkan oleh gitar Ibanez FR 6 UC adalah sound dengan karakter metal yang sangat kental, sepertinya memang didesain untuk menghabisi metalhead dengan sound distorsi output besar yang seimbang antara bass, middle dan trebelnya. Karakter kayu mahogany memang cenderung bright, sehingga penyematan PU BK Aftermaths yang bassy merupakan satu hal yang sangat baik dalam menyeimbangkan sound low dan high nya. Sehingga ketika kita memainkan riff berat macam Djent sampai dengan solo yang melengking di fret 15 keatas, semua terdengar perfect dan seimbang, growl dapet, scream juga dapet. 

Very Recommended!








April 05, 2014

Adiksigitar Preview : ODD GUITARS with 3D Technologies

ODD Guitars

Satu kata untuk brand gitar New Zealand yang satu ini.. EPIC !

Bayangin aja man, gitarnya bisa berbentuk apapun yang kamu mau, benar-benar 3 dimensi, tidak hanya bagian finishingnya aja yang 3D. bahkan di video ini, kamu bisa lihat kalo bagian bodi gitar ini memang bermesin dan bergerak seakan-akan menciptakan alur dan sound dari permainan gitarnya. Sakit! (in a good way :D).

ODD Guitars memang sebuah pabrikan yang mengeksplor dunia 3D untuk diaplikasikan pada bodi gitar elektrik atau bass elektrik. Dari info yang saya lihat dari web resmi mereka disini, ODD guitars menggunakan mesin laser yang disebut SLS (Selective Laser Sintering) untuk mencreate nuansa 3D dengan bahan bubuk nylon (nylon powder) sebagai bahan utama bodi gitarnya.

Olaf Diegel adalah oknum yang bertanggung jawab atas semua mesin perang nan kreatif ini, dia adalah seorang yang memiliki gelar Profesor dalam bidang mechatronics (mekanik-elektronik), dan sangat memuja dunia teknologi 3D.

Wew, silakan nikmati sedikit screenshots dari gitar unik ini.
















Desember 19, 2013

Adiksigitar Preview : BRIDGE ANTI "OUT-OF-TUNE" THE EVERTUNE BRIDGE !



EVERTUNE Bridge

Stringed instruments, particularly guitars, have a tendency to get out of tune during playing, especially if strings are bent. In the late 1980s, Gibson developed a system called the Gibson Robot Guitar which used an onboard computer, motors, and a battery to keep the instrument in tune, but the system was complex and did not gain much marketplace acceptance, according to one report.

 

Guitarist and engineering student Cosmos Lyles came up with a device to keep his guitar in tune, and with the help of engineer Paul Dowd produced a prototype of the EverTune bridge, which uses a spring and lever system that maintains string tension.

THE INVENTION

The EverTune bridge keeps a guitar in tune despite changes in tension. The mechanical device maintains a constant state of tension despite changes in temperature or humidity or the exertion of pressure on the string.

On a guitar, the bridge has six springs and levers, one for each of a guitar's six strings,such that "when a string stretches or slips, the springs apply the opposing force necessary to compensate for the shift, thus maintaining the correct tension and tuning."In theory, the device can work with any stringed instrument, according to the inventors. The mechanism has been patented. A guitar with one installed is no longer tuned by turning the pegs at the end of the guitar's neck but rather with a screw on the bridge.(wikipedia)

Mekanisme EverTune


Pre_Installed On ESP LTD


Yeah baby! Okay guys, adiksigitaris from all over the world, bridge ini merupakan penyanggah senar yang boleh dibilang berinovasi tinggi, merupakan bridge yang 100% dipastikan dapat membuat senar kamu jauh dari kata "out-of-tune" walaupun kamu strumming dengan sangat sadis, kamu bending senar kamu sampai naek 20 oktaf (lebay! ha!) dijamin bakal tetap in-tune, stabil dan tidak akan fals. 

Mekanisme bridge ini adalah menggunakan 6 buah pegas untuk setiap senarnya dan bekerja sangat sempurna untuk menjaga gitar kamu tetap in-tune, setiap senar memiliki sadelnya masing-masing, dan akan bergerak maju-mundur mengikuti gerakan senar, cocok banget digunakan untuk kamu yang sering mengaplikasikan teknik bending gila-gilaan pada saat bermusik bahkan kamu tarik sekuat tenaga seperti Ola Englund juga masih tetap in-tuned! :) Nice! well untuk Metalheads diluar sana, tenang saja, karena EverTune juga bakal merilis bridge ini untuk gitar dengan 7 senar atau 8 senar! sadis!. Menggunakan senar ukuran besar? tidak masalah bagi bridge ini. Sekali stem - tidak akan fals FOR-EVER.

Saat ini cukup mudah ditemukan gitar elektrik yang sudah mengaplikasikan EverTune Bridge ini, mulai dari ESP LTD, Musicman Sterling, VGS Guitars, Fender, Gibson, Ibanez, Washburn Parallaxe dan lain sebagainya.

Go get one, and find out !

Sources - here and for video check  this












Maret 21, 2013

ADIKSIGITAR REVIEW : EROSS CHANDRA SIGNATURE SQUIER TELE


Eross Telecaster Signatures

Let's have a quickie preview about this good versatile guitar. This badboy made in Indonesia of course, and one of the signature series from Indonesian guitarist, a member of Sheila On 7 band from Jogjakarta.

Gitar ini dapat memberikan nuansa sound dari Classic Telecaster of the 50's, dan tersedia dalam 2 pilihan warna yaitu : Butterscotch dan Dessert Sand finish. Sedikit berbeda dari telecaster kebanyakan yang terbuat dari kayu alder, Eross tele ini justru terbuat dari kayu Pine Wood, dimana Eross juga ingin mengembalikan sound original dari Real Telecaster yang pada awal produksinya juga terbuat dari kayu Pine. Tone dan karakter dari gitar ini sangat versatile dan dapat digunakan di jenis musik apapun, string clarity yang sangat terjaga, dinamika respon midrange dan high end yang mantap, twanky yang khas serta dalam keadaan full distorsi sekalipun tetap dapat menjaga strings definition yang baik. 

Foto Eros
Specification :
  • "C" Shape maple neck
  • Pine wood bodies
  • Knurled chrome control knobs
  • Vintage tinted neck
  • Maple fingerboard
  • Black dot fingerboard inlays
  • Classic tele bridges
  • 3 way PU switcher
  • Gold squier logo
  • Original barrel switch tip
  • Synthetic bone nut
  • 21 medium frets
  • Singel coil on bridge and neck PU
  • Eross Chandra signature of the back of the headstock

Headstock backside




STOP PLAYING, START BUYING !