Laman

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Desember 06, 2014

Adiksigitar Tips : Membeli Gitar Elektrik Bagi Pemula

Ilustrasi Gitar Elektrik solid body tremolo updown
Hallo adiksigitaris !

Yap, sesuai dengan judul diatas, saat ini memang semakin banyak pilihan bagi gitaris untuk memperoleh gitar yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya, baik dilihat dari segi kualitas keseluruhan, karakter tone, bentuk model, sampai tingkat kemampuan finansial sang gitaris. 

Untuk para pemula yang mungkin masih merasa sedikit bingung bagaimana mencari gitar elektrik yang sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan style bermainnya, disini blog adiksigitar akan memberikan sedikit tips untuk mengatasinya, so.. be ready.

Here they comes :

Pemilihan Jenis Body

Pada dasarnya ada 3 jenis body yang bisa kamu pilih saat membeli gitar elektrik yang baru. Ketiganya memiliki karakternya masing-masing, jadi pastikan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan gaya permainanmu : 




Solid Body
Solid body adalah salah satu jenis body yang sangat mudah ditemui di berbagai toko gitar, pada dasarnya body kayu yang utuh/solid akan memberikan tingkat sustain yang baik dan dapat meminimalisir feedback. Cocok untuk musik rock dan metal dengan solo yang meraung tinggi dan sustain yang panjang.

Semi Hollow Body
Jenis ini dapat memberikan sedikit nuansa akustik pada tone nya, lebih warm ketimbang solid body,  nuansanya woody, dan masih dapat mendukung output yang cukup besar sebelum masuk ke zona feedback. Maka dari itu banyak pula musisi rock dan rockabily yang menggunakan body gitar jenis ini. Karakter soundnya sangat khas dan frekuensi middle yang sedikit terdongkrak.

Hollow Body
Hampir seperti gitar akustik hanya saja menggunakan pickup, biasanya digunakan oleh gitaris jazz, sering menimbulkan feedback apabila tingkat volume dinaikkan. Gitar dengan body jenis ini tingkat sustain nadanya cenderung lebih rendah apabila dibandingkan dengan kedua jenis diatas.

NB : Jadi sesuaikan dengan style, karakter dan gaya permainanmu.


Pemilihan Jenis Pickups 

Ini salah satu part yang sangat menunjang tone seorang gitaris dan lebih banyak gitaris yang berani mengupgrade pickup nya demi mendapatkan tone yang sesuai dengan keinginannya. Pada dasarnya ada 3 tipe pickup gitar elektrik : 

Single Coil
Karakter twanky a la Stratocaster dan Telecaster, salah satu jenis pickup yang sangat sesuai dengan musik blues. Sound clean yang bright serta overdrive yang sangat khas. Jangan lupa pickup jenis ini biasanya humming.

Humbucker
Double single coil yang disatukan. Dapat menghilangkan humming serta output yang terdongkrak apabila dibandingkan dengan jenis yang lain. Ketika dimainkan dengan distorsi akan menghadirkan tone yang warm dan sangat cocok dengan musik rock, punk ataupun metal. Untuk artikel yang membahas tentang pickup jenis humbucker silahkan klik disini.

P90/Soapbar
Pada dasarnya pickup jenis ini adalah single coil yang diperkuat dengan gulungan koil yang lebih banyak, sehingga menghasilkan karakter dan output diantara single coil standar dan humbucker. Lebih warm dari single coil tetapi tidak lebih warm dari humbucker.

Bagaimana dengan pickup aktif? mungkin kamu bertanya-tanya tentang jenis pickup tersebut, nah untuk membantu menentukannya silahkan buka di link ini. Dan silahkan membuka artikel ini untuk tips mensetting ketinggian pickup di gitar elektrikmu. 

Pemilihan Jenis Bridge

Basically, ada 2 jenis bridge (penyanggah senar di body) yang beredar di dunia gitar yaitu fixed bridge dan tremolo (dengan whammy bar/updown). Pemilihan bridge dapat disesuaikan dengan karakter bermain kamu, apakah kamu lebih suka bermain bending, dive bombs, elephant sound dsb (tremolo-whammy bar) ataukah kamu lebih suka bermain natural (fixed bridge). 

Satu hal yang dipercaya banyak gitaris adalah fixed bridge dapat memberikan sustain yang lebih panjang dan tuning yang lebih akurat apabila dibandingkan dengan gitar yang menggunakan tremolo (whammy bar/updown).

Silahkan klik disini untuk informasi tentang bridge double locking tremolo (updown-whammy bar).

Silahkan klik disini untuk tips membersihkan bridge gitar kamu.

Semoga membantu ! 
Cheers.




Adiksigitar Tips : Cara Bermain Gitar Lebih Baik

Desember... 

Sebuah bulan dalam lingkaran 365 hari yang sangat krusial.
Ketika melihat di kalender, banyak orang yang semakin menyadari bahwa waktu berjalan begitu cepat, dan semakin dekat dengan pergantian tahun..

Bulan dimana cuaca bisa menjadi sangat tidak bersahabat,
dan sebuah bulan dimana orang berduit sibuk dengan planning mereka menghabiskan malam tahun baru ditempat-tempat eksotik, bisa di dalam kota, luar kota bahkan luar negeri.


Bagaimana dengan rencana kamu di akhir tahun ini?!

Untuk adiksigitaris yang mungkin berencana untuk menghabiskan malam tahun baru 2015 dengan memegang gitar, bermain-main dengan riff pribadinya untuk menghibur diri sendiri atau menghibur orang lain, nah disini saya akan berbagi sedikit tips untuk (at least) bisa menjadikan permainan gitarmu lebih menyenangkan daripada sebelumnya. i hope so... :)

Bermain gitar elektrik/akustik adalah sebuah proses, dan hal yang ada di blog ini pun semuanya adalah sebuah proses, tidak hanya bagi kamu, tetapi juga bagi saya pribadi. Kita semua belajar, dan tips ini mungkin bisa membantu kamu "belajar" bermain lebih baik.

so let's started now :

Bermain gitar bersama seorang teman

Permainan gitar setiap orang pasti berbeda, mulai dari picking, ritme, style, dan karakter keseluruhan. Itulah sebabnya menurut saya, apabila kita bermain dengan seseorang, kita dapat saling belajar mempelajari karakter masing-masing, dan serunya mungkin saja teman kita dapat memberikan inspirasi dalam mempelajari metode baru dalam permainan gitar kita dan belum pernah kita coba sebelumnya. Recommended!

Belajar menggunakan buku gitar

Dengan teknologi yang semakin gencar, saat ini memang sangat mudah mencari web/aplikasi/video untuk belajar gitar, tapi sayangnya hal ini malah menjadikan kita tidak fokus dalam belajar, karena menganggap web yang satu lebih baik daripada yang sebelumnya, sehingga waktu akan terbuang percuma dalam membuka/menutup sebuah web page guitar lesson (sadar/tidak sadar). Nah, dengan menggunakan buku, kita akan lebih fokus dalam mempelajari berbagai permainan gitar seperti Chords - Scales - Teori dsb. 

Bermain santai 

Bermain santai disini adalah bermain sesuai kemampuan kita terlebih dahulu, tidak perlu terburu-buru langsung seperti Yngwie, ambil nafas, santai dan mainkan lebih lambat. Ketika bermain slow , picking dan notes nya sudah terdengar rapih dan bersih, barulah tambahkan speed sedikit demi sedikit dalam permainan gitarmu.

Gunakan Metronome

Hal ini sangat penting kamu gunakan untuk menjaga tempo permainan gitarmu, bermain lambat ataupun cepat. Ketika sudah terbiasa menggunakan metronome, kamu tidak akan kaget saat dihadapkan pada kondisi Live ataupun pada saat proses recording.

Rekam permainan gitarmu

Gunakan alat perekam apapun yang ada disekitarmu, bisa menggunakan handphone biasa, ataupun aplikasi khusus untuk merekam permainan gitarmu. Bermain , rekam, dan dengarkan kembali. Kamu akan bisa mengetahui dimana letak kekuranganmu saat mendengarkan sendiri hasil rekamannya. 

Tulis lagumu sendiri 

Ini dia, proses belajar yang sangat signifikan dalam permainan gitarmu. Jangan takut, kamu tidak perlu terburu-buru untuk menjadi seperti gitaris impianmu. Mulai dari yang hal mudah dan simple yang kamu kuasai, Kombinasi apik dan harmonisasi antara Chords, Notes, Ritme, Solo dan vokal adalah inti dari pembelajaran disini. 

Jangan takut mencoba

Kadang-kadang, hal yang membuat seseorang jauh dari kesuksesan adalah karena dia sangat takut untuk mencoba. Mencoba hal yang yang baru, mencoba keluar dari zona nyaman, dan mencoba untuk menjadi lebih baik adalah kunci utama dalam kehidupan, tidak terkecuali dalam dunia pergitaran, so.. believe yourself, you can achieved it, if you try harder than before!

Selamat mencoba !
Semoga bermanfaat !




September 30, 2014

Adiksigitar on SOUNDCLOUD !

soundcloud logo
 Yihaa Adiksigitaris ! How you doin' guys ?!

Nah, sekarang saatnya saya ingin sharing sedikit tips untuk kamu yang sering ngutak-atik aplikasi gitar di IOS Devices, khususnya AMPKIT. Ya, ini adalah salah satu nama yang cukup populer di kalangan aplikasi gitar elektrik di platform IOS (iPhone, iPad, iPod). Aplikasi semacam ini bertujuan untuk memperkaya sound gitar kamu, bisa digunakan untuk berlatih sehari-hari, untuk recording, maupun untuk tampil Live di atas panggung.

Heavy Tone Ass ! Setting

Setting diatas (Heavy Tone Ass!) terinspirasi dari sound Metal/Djent /Megadeth style yang saat ini sedang populer di kalangan  Metalhead, The Lone Flanger digunakan ketika solo, menggunakan :
Amp : Peavey Valveking
Cabinet : 4x12 Peavey Valveking
Mic : Workhorse 58 on axis
Drive : 3.0
Untuk link contoh output buka disini 

Come As You're... Setting

Setting diatas (Come As You're...) terinspirasi dari sound Nirvana di single Come As You Are, menggunakan :
Amp : Vintage Brit
Cabinet : 4x10 Colonel Vintage
Mic : Workhorse 58 on axis
Untuk link contoh output buka disini


Super Driver Setting

Setting diatas (Super Driver) terinspirasi dari sound British Overdrive Crunchy menggunakan :
Amp : Colonel Vintage
Cabinet : 4x10 Colonel Vintage
Mic : Technique 4033 on axis

Signal chain yang saya gunakan adalah : Cort X6 VPR - Seymour Duncan SH 14 (Bridge) / SH 4 (Neck) senar Addario .010-.046 tuning turun setengah nada - Ampkit.

Setting Equalizer dari Ampli dan pedal disesuaikan dengan selera kamu, tapi kalau saya rata-rata menggunakan setting flat. Untuk ngintip contoh output dari setup Ampkit Adiksigitar Blog yang lain langsung aja kebet kesini atau disamping kanan artikel ini cuy :D dan always  stay tuned untuk upload-an setting sound terbaru ya !

See ya there !
Keep on strumming !

Oktober 06, 2012

Adiksigitar Tips : Mengenal JENIS JENIS EFEK GITAR ELEKTRIK


Effects units are electronic devices that alter how a musical instrument or other audio source sounds. Some effects subtly "color" a sound, while others transform it dramatically. Effects are used during live performances or in the studio, mostly with electric guitar. While most frequently used with electric or electronic instruments, effects can also be used with acoustic instruments, drums and vocals. Examples of common effects units include wah-wah pedals, fuzzboxes and reverb units.

Effects are housed in amplifiers, table top units, "stompboxes" and "rackmounts", or they are built into the instruments themselves. A stompbox (or "pedal") is a small metal or plastic box placed on the floor in front of the musician and connected to their instrument. The box is typically controlled by one or more foot-pedal on-off switches and contains only one or two effects. A rackmount is mounted on a standard 19-inch equipment rack and usually contains several different types of effects.


While there is currently no consensus on how to categorize effects, the following are seven common classifications: distortion, dynamics, filter, modulation, pitch/frequency, time-based and feedback/sustain. Rock guitarists derive their signature sound or "tone" from their choice of instrument and effects.
(source : wikipedia).

Ngerti bahasa inggris kan sob??? hehehe...well itu sedikit intermezzo yang saya ambil dari wikipedia, well,, pada masa sekarang ini efek gitar semakin beragam dan semakin canggih pastinya. Walaupun pada dasarnya jenis efek juga itu2 doank(distortion, dynamics, filter, modulation, pitch/frequency, time-based and feedback/sustain), tapi, semakin canggih teknologinya, pasti juga semakin mudah pengoperasiannya, serta sound yang dihasilkan juga semakin bagus dan ajib, haha.

Nahhh, pada awalnya duluuuuu bgt, Efek sound gitar elektrik thu hanya datang dari efek tunggal / singel pedal / Stombox yang dibangun dalam satu pedal saja, tetapi kemudian tumbuh sesuai dengan kemajuan teknologi, menjadi seperti : 

Amplifier built-in
Efek ini merupakan efek pertama yang banyak digunakan secara umum oleh para pemain gitar sampai sekarang. Dari akhir 1940-an, Gibson Gitar Corp mulai membuat sirkuit vibrato di combo amplifier. Dan kemudian diikuti oleh Ray Butts amp EchoSonic Tahun 1950 yang pertama membuat fitur "slapback" atau suara gema (semacam Reverb), yang kemudian populer di pakai oleh gitaris-gitaris dunia.

Amplifier Built-in Effect

Pada tahun 1950-an, Efek tremolo, vibrato dan reverb mulai dibuat sebagai built-in efek pada amplifier gitar.

Stomboxes
Efek Pedal atau singel pedal, berbentuk seperti kotak sabun pada awal dibuatnya untuk satu Stombox ini hanya bisa menghasilkan satu jenis suara tetapi sekarang sudah ada yang bisa menghasilkan lebih dari dua suara dan bahkan lebih. Jenis ini juga bisa dirangkai secara paralell agar suara yang dihasilkan jadi lebih unik.   Dengan  berkembangnya tehnologi lahirlah Multi-effect processors.

Rackmounts
Efek nya tersusun dan terpasang pada suatu rak yang standar dan berisi atas beberapa Efek biasanya untuk ukuran raknya sekitar 19 Inci. 
Rackmounts

Ada beberapa Jenis Efek yang paling umum dijumpai atau beberapa klasifikasi umum untuk Efek Gitar :

Distorsi
Efek ini biasanya memiliki suara yang berisik yang suaranya berbasis pada suara amplifier tabung overdrive, termasuk disini Fuzz efek

Dyinamics
Efek ini disebut volume dan amplitude effects, Efek ini memodifikasi suara gitar. Ini adalah efek pertama yang diperkenalkan untuk gitaris.

Reverb/Delay
Efek ini memberikan suara seakan-akan suara itu tertunda dan bergema. Sementara saat ini efek ini sudah disisipkan ke amplifier gitar dan datang sebagai unit rackmounts yang terpisah, efek ini juga tersedia dalam bentuk stompboxes dan multi-efek prosessor.

Pitch Modulation
Termasuk dalam kategori ini yaitu flangers, wah-wah pedals, phase shifters, chorus, pitch shifters.
sumber.

Bersambung.....